Instalasi & Konfigurasi Apache di Debian 9

Instalasi & Konfigurasi Apache di Debian 9

Instalasi & Konfigurasi Apache di Debian 9

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.

Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.

Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang di bawah naungan Apache Software Foundation.

Apache HTTP server ini juga merupakan salah satu web server terpopuler di dunia ini. Apache adalah server HTTP yang open source (Gratis) dan lintas platform yang mendukung sebagian/banyak situs web internet.Web server ini (Apache) juga menyediakan banyak sekali fitur fitur canggih yang dapat kita gunakan dan dapat diperluas melalui modul tambahan.

Di artikel kali ini, saya akan memberikan tutorial yang lengkap di debian 9 silahkan disimak.

Syarat syarat yang dibutuhkan :

1. mempunyai ISO nya / bisa juga Internet

2. Harus masuk ke mode super user ( su / sudo)

3. Kopi (jika perlu)

4. Kesabaran

Tahap Instalasi :

karena apache ini ada di ISO debian (kalau ga salah ISO 1) jadi tahap tahap instalasinya akan cukup mudah.

Pertama tama kita akan mengupdate repositori debian kita, lalu langsung menginstall Apache nya (btw kita install apache2):

apt update apt install apache2

hanya itu saja, Karena Apache 2 sudah terinstal, maka Apache2 akan memulai layanan otomatis nya, kita bisa mengeceknya dengan cara:

systemctl status apache2

atau

service apache2 status

nah jika berjalan dengan baik akan muncul seperti dibawah ini :


apache2.service - The Apache HTTP Server Loaded: loaded (/lib/systemd/system/apache2.service; enabled; vendor preset: enabled) Active: active (running) since Thu 2018-08-23 20:04:47 UTC; 13s ago Main PID: 11604 (apache2) CGroup: /system.slice/apache2.service ├─11604 /usr/sbin/apache2 -k start ├─11608 /usr/sbin/apache2 -k start └─11609 /usr/sbin/apache2 -k start

Setting Pengaturan Firewall

jika kita inginmelakukan filter (penyaringan) koneksi ke sistem /System kita, kita dapat memanfaatkan yang namanya iptables, dan kita harus membuka port HTTP (80) serta port HTTPS (443)

Kalau tidak mengetahui caranya bagaimana, dapat mengikuti langkah langkah dib:

sudo iptables -A INPUT -p tcp --dport 80 -j ACCEPT sudo iptables -A INPUT -p tcp --dport 443 -j ACCEPT

Pengecekan Terhadap Apache2

Nah tadi kita sudah melakukan instalasi apache2 nya sekarang kita akan mengecer, benar ga apache2 nya sudah terinstall dengan baik, caranya buka browser kita ketikkan alamat ip server (192.168.43.15 [kalau saya]) atau bisa juga dengan mengetikkan nama doman http://YOUR_IP_OR_DOMAIN/ dan kita akan melihat halaman selamat datang default Apache seperti dibawah ini:

apache welcome page Debian linux

jika belum sama, maka konfigurasinya belum berhasil (gagal), silahkan ikuti kembali tutorial diatas, mungkin ada step step yang terlewat.

Oh iya halaman Apache2 yang tadi itu mencangkup banyak hal (Informasi), misalnya file konfigurasi Apache, Skrip (Code) yang membatu dan lokasi direktori nya.

Manajemen Layanan Apache dengan systemctl

setelah Apache2 sudah terinstal pada sistem Debian 9 kita, sekarang kita dapat melakukan beberapa perintah dasar agar kita cukup terbiasa untuk management layanan apache 2 ini :

Jika ingin menghentikan layanan Apache, ketik :

systemctl stop apache2

atau

service apache2 stop

Jika ingin memulai lagi layanan, ketik:

systemctl start apache2

atau

service apache2 start

jika ingin memulai kembali layanan Apache:

systemctl restart apache2

atau

service apache2 restart

Jika ingin memuat ulang (Mereload) Apache, biasanya digunakan saat kita membuat konfigurasi baru,  ketik:

systemctl reload apache2

atau

service apache2 reload

Jika ingin menonaktifkan (mematikan) layanan Apache untuk memulai saat boot:

systemctl disable apache2

atau

service apache2 disable

Dan jika kita ingin mengaktifkannya kembali:

systemctl enable apache2

atau 
service apache2 enable

Struktur Konfigurasi Apache

  • Dalam sistem berbasis Debian, file konfigurasi Apache berada di direktori /etc/apache2.
  • File konfigurasi utama Apache adalah /etc/apache2/apache2.conf.
  • Port yang akan didengarkan Apache ditentukan dalam file /etc/apache2/ports.conf.
  • File-file Apache Virtual Hosts berada di direktori /etc/apache2/sites-available. File-file konfigurasi yang ditemukan dalam direktori ini tidak digunakan oleh Apache kecuali mereka ditautkan ke direktori /etc/apache2/sites-enabled.
  • Anda dapat mengaktifkan direktif virtual host dengan membuat symlink menggunakan perintah a2ensitedari file konfigurasi yang ditemukan di direktori sites-available ke direktori sites-enabled. Untuk menonaktifkan virtual host gunakan perintah a2dissite.
  • Sangat disarankan untuk mengikuti konvensi penamaan standar, misalnya jika nama domain situs ini adalah beritabebas.com, maka file konfigurasi domain dinamai /etc/apache2/sites-available/beritabebas.com.conf untuk memudahkan manajemen situs.
  • File konfigurasi yang digunakan untuk memuat berbagai modul Apache terdapat di direktori /etc/apache2/mods-available. Konfigurasi dalam direktori mod-available dapat diaktifkan dengan membuat symlink ke direktori /etc/apache2/mods-available menggunakan perintah a2enconf dan dinonaktifkan dengan perintah a2disconf.
  • File yang mengandung fragmen konfigurasi global disimpan di direktori /etc/apache2/conf-available. File dalam direktori conf-available dapat diaktifkan dengan membuat symlink ke/etc/apache2/conf-enabled menggunakan perintah a2enconf dan dinonaktifkan dengan perintah a2disconf.
  • File log Apache (access.log dan error.log) terletak di direktori /var/log/apache. Disarankan untuk menggunakan file access dan error log yang berbeda untuk setiap virtual host .
  • Anda dapat mengatur direktori root dokumen domain Anda ke lokasi yang Anda inginkan. Lokasi yang paling umum untuk webroot meliputi:
    • /home/<user_name>/<site_name>
    • /var/www/<site_name>
    • /var/www/html/<site_name>
    • /opt/<site_name>

Sekian dulu pembahasan mengenai  Instalasi & Konfigurasi Apache di Debian 9 jika ada kesalahan saya mohon maaf, terima kasih.
“Yes I'm seeking for someone, to help me. So that some day I will be the someone to help some other one.”

0 Response to "Instalasi & Konfigurasi Apache di Debian 9"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...