Instalasi & Konfigurasi Nginx di Debian 9

Instalasi & Konfigurasi Nginx di Debian 9

Instalasi & Konfigurasi Nginx di Debian 9

Nginx (baca: engine x) adalah server HTTP dan Proxy dengan kode sumber terbuka yang bisa juga berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3. Kode sumber nginx ditulis oleh seorang warga negara Rusia yang bernama Igor Sysoev pada tahun 2002 dan dirilis ke publik pada tahun 2004. Nginx terkenal karena stabil, memiliki tingkat performansi tinggi dan minim mengonsumsi sumber daya.

Nginx juga memiliki fitur seperti reverse proxy multiple protocols (HTTP, Memcached, PHP‑FPM, SCGI, uwsgi), Stream HTTP video (FLV, HDS, HLS, MP4) serta HTTP/2 gateway.

Beberapa situs terkenal yang menggunakan Nginx adalah WordPress[2], Fastmail[3], Ohloh, SourceForge, dan GitHub.

Pada bulan Maret 2019, Nginx diakuisisi oleh F5 Networks senilai 670 juta dolar

Nginx  ini dapat kita gunakan sebagai web server mandiri kita, atau juga bisa kita kombnasikan sebagai reverse proxy untuk web server yang ada lainnya.

kalau kita bandingkan dengan apache, Nginx ini bisa menangani banyak koneksi secara simultan dan memiliki jejak yang lebih kecil per koneksinya.

Berikut ini akan saya berikan tutorialnya di debian 9:

Syarat syarat yang dibutuhkan

1. mempunyai ISO nya / bisa juga Internet

2. Harus masuk ke mode super user ( su / sudo)

3. Kopi (jika perlu)

4. Kesabaran

Tahap Instalasi

Instalasi Nginx ini sebenarnya bisa dibilang cukup udan, silahkan diikuti saja tutorial dibawah ini:

  1. Silahkan Update Repositorinya
    sudo apt update
  2. Sekarang kita akan menginstall paket untuk Nginx:
    sudo apt install nginx
  3. Layanan pada Nginx akan secara otomatis dimulai dan setelah proses instalasi selesai. kita dapat memeriksanya dengan menjalankan perintah curl:
    curl -I 127.0.0.1
    HTTP/1.1 200 OK Server: nginx/1.10.3 Date: Mon, 27 Aug 2018 2202 GMT Content-Type: text/html Content-Length: 612 Last-Modified: Mon, 27 Aug 2018 2254 GMT Connection: keep-alive ETag: "5b847aea-264" Accept-Ranges: bytes

Setting Pengaturan Firewall

jika kita inginmelakukan filter (penyaringan) koneksi ke sistem /System kita, kita dapat memanfaatkan yang namanya iptables, dan kita harus membuka port HTTP (80) serta port HTTPS (443)

Kalau tidak mengetahui caranya bagaimana, dapat mengikuti langkah langkah dib:

sudo iptables -A INPUT -p tcp --dport 80 -j ACCEPT sudo iptables -A INPUT -p tcp --dport 443 -j ACCEPT

Manajemen Nginx service Dengan systemctl

Kita juga dapat melakukan systemctl / Service / init.d untuk mengelola layanan Nginx tadi, silahkan ikuti cara dibawah ini

Jika ingin menghentikan layanan Nginx, ketik:

systemctl stop nginx

atau

service nginx stop

jika ingin memulai/start layanan Nginx, ketik:

systemctl start nginx

atau

service nginx start

jika ingin memuat ulang / restart layanan Nginx ketik :

systemctl restart nginx

atau

service nginx restart

jika ingin melakukan reload pada layanan Nginx (ini berfungsi saat kita melakukan beberapa perubahan pada layanan Nginx nya):

systemctl reload nginx

atau

service nginx reload

jika kita tidak ingin Nginx berjalan otomatis (saat boot), silahkan ketik:

systemctl disable nginx

dan jika kita ingin mengaktifkan layanan Nginx kembali, silahkan mengetik:

systemctl enable nginx

Struktur Dasar File Konfigurasi Nginx

  • File konfigurasi Nginx disimpan di direktori /etc/nginx.
  • File konfigurasi Nginx adalah /etc/nginx/nginx.conf.
  • File konfigurasi Server block (vhost) terletak dalam direktori /etc/nginx/sites-available directory. TFile-file konfigurasi yang ditemukan dalam direktori ini tidak digunakan oleh Nginx kecuali mereka ditautkan ke direktori /etc/nginx/sites-enabled.
  • Mengaktifkan blok server dilakukan dengan membuat symlink (pointer) dari situs file konfigurasi di direktori sites-available ke direktori sites-enabled.
  • Untuk lebih mudah mengelola, gunakan nama domain untuk pemberian nama konfigurasi, semisal domain beritabebas.com maka file konfigurasi dapat bernama /etc/nginx/sites-available/beritabebas.com.conf
  • Direktori /etc/nginx/snippets berisi potongan konfigurasi yang dapat dimasukkan dalam file server block. Jika Anda menggunakan segmen konfigurasi berulang, maka Anda dapat merombak segmen tersebut menjadi potongan dan menyertakan file snippet ke server block.
  • File log nginx (access.log dan error.log) terletak di direktori /var/log/nginx/. Disarankan untuk membedakan antara accessdan file error log untuk setiap server block.
  • Anda dapat mengatur direktori root dokumen domain Anda ke lokasi yang Anda inginkan. Lokasi yang paling umum untuk webroot meliputi:
    • /home/<user_name>/<nama_situs>
    • /var/www/<nama_situs>
    • /var/www/html/<nama_situs>
    • /opt/<nama_situs>


Sekian dulu pembahasan mengenai  Instalasi & Konfigurasi Nginx di Debian 9 jika ada kesalahan saya mohon maaf, terima kasih.
“Yes I'm seeking for someone, to help me. So that some day I will be the someone to help some other one.”

0 Response to "Instalasi & Konfigurasi Nginx di Debian 9"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...